Ruang Lingkup Bisnis
1. Pengertian dan jenisnya
Beberapa pengertian bisnis menurut
para ahli:
- Mahmud Machfoedz
Bisnis adalah usaha perdagangan yang
dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba
dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan
konsumen.
- Allan Afuah (2004)
Bisnis merupakan sekumpulan
aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan
mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang
diinginkan konsumen
- Glos, Steade dan Lowry (1996)
Bisnis adalah jumlah seluruh
kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang
perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan
mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
Perbedaan definisi yang di kutip
oleh beberapa ahli itu tidak terlalu berbeda, dapat disimpulkan bahwa bisnis
adalah kegiatan sekolompok manusia dalam mengolah kebutuhan hidupnya menjadi
barang konsumsi yang layak konsumsi dan barang tersebut dapat diperjual belikan
kepada orang lain.
2.
Tujuan Kebijakan Bisnis
Bisnis sangatlah diperlukan oleh
beberapa negara. Tujuan diadakannya kegiatan bisnis dalam suatu negara adalah:
1.untuk mensejahterakan warga
negaranya,
2.agar devisa negara bertambah,
3.hubungan bisnis antar negara pun
semakin luas.
Jika suatu negara tidak melakukan
kegiatan bisnis maka sama saja negara tersebut menutupi kemajuan dunia kedalam
negaranya dan negara tersebut sama saja menjerumuskan warganya kedalam
kemiskinan yang berlarut-larut.
3.
Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar
Dalam kegiatan bisnis terdapat
beberapa macam sistem perekonomian yang di gunakan di beberapa negara, berikut
berbagai macam sistem perekonomian:
1.Sistem Perekonomian Kapitalisme, yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistem perekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.
2.Sistem Perekonomian Sosialisme,yaitu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dngan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
1.Sistem Perekonomian Kapitalisme, yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistem perekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.
2.Sistem Perekonomian Sosialisme,yaitu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dngan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3.Sistem Perekonomian komunisme,
adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber2x
kegiatan perekonomian.Setiap orang tak boleh memiliki kekayaan pribadi.Sehingga
nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.Semua unit bisnis. mulai dari
yang kecil hingga yng besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan
Ekonomi dan kebersamaan.
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme, yaitu suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.
5.Sistem Perekonomian Fasisme, yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme, yaitu suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.
5.Sistem Perekonomian Fasisme, yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan
Adapun jenis-jenis sistem pasar:
·
One on One,
Dalam sistem ini seorang penjual,
yang merupakan agen/anggota/kontraktor yang mandiri atau lepas, menarik
konsumen yang berpotensi di area khusus berdasarkan pendekatan orang ke orang
·
Party Plan,
Pada metode seorang penjual,
karyawan lepas atau tetap, bertugas mencari atau menjadi tuan rumah yang
mengundang sekelompok orang di rumahnya dalam rangka sales party untuk
mendemonstrasikan produk.
·
Multilevel Marketing (MLM) atau
System Networking,
Adalah penjualan secara bertingkat
dari distributor mandiri yang memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan
dalam dua cara. Pertama, penjualan produk langsung ke konsumen. Kedua,
distributor bisa menerima potongan harga atas dasar jumlah produk/jasa yang
dibeli oleh anggota kelompok bisnis untuk penjualan atau pemakaian, termasuk
jumlah penjualan pribadi.
4.
Kesempatan
Bisnis/Usaha
Kesempatan bisnis/usaha dalam
kegiatan masyarakat sangatlah banyak jika para pengusaha jeli dalam melihat
kesempatan tersebut, maka mereka dapat meraup keuntungan yang tidak bisa di
bayangkan. Dapat kita ambil contoh: terdapat 4 kepala keluarga yang tinggal
dekat dengan sebuah kampus ternama yang dimana kampus tersebut mempunyai 750 mahasiswa,
jika 4 kepala keluarga tersebut jeli dalam melihat peluang usaha tersebut
masing-masing dari mereka ada yang dapat membuka usaha warung makan,ada yang
membuka usaha fotokopi,ada yang membuka usaha warnet dan yang satu lagi ada
yang membuka usaha toko buku.
Kesempatan bisnis sangatlah banyak
dan tersebar di mana-mana. Hanya saja kita harus jeli dalam melihat peluang
tersebut.
5.
Unsur-unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi
Dalam aktivitas ekonomi terdapat
unsur-unsur utama diantaranya adalah:
1. Penjual
2.
Pembeli
3. Interaksi / hubungan
4. Produk yang di perjual
belikan
5. Media komunikasi
6.
Tempat
·
Mempelajari ilmu bisnis sangatlah
penting di jaman yang sangat modern ini. Kegiatan bisnis memberikan kita
pengalaman yang baru. Dalam mempelajari bisnis kita dituntut harus berpikir
cerdas,inovatif dalam menjalankan bisnis, tidak hanya hal itu saja yang menjadi
landasan untuk belajar bisnis karena dalam mempelajari bisnis yang sangatlah
penting jika kita mengingat pengalaman-pengalaman yang terdahulu agar kita
tidak terjerumus dalam masalah yang sama, karena dijaman yang semakin modern
ini negara Indonesia telah melakukan perdangan bebas sehingga kita harus
benar-benar bersaing dengan pengusaha luar negeri di dalam negara kita sendiri.
Sumber :
- Alam s. Ekonomi, Edisi 2. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1999.
- http://www.slideshare.net/djhony/beberapa-definisi-bisnis-menurut-para-ahli
- http://handzmentallist.blogspot.com/2009/12/macam-macam-sistem-perekonomianpengerti.html
- http://nasikucing.com/showthread.php/2361-MLM-dan-jenis-jenis-Direct-Selling?p=28818
Tidak ada komentar:
Posting Komentar