Manajemen Produksi
1.
Perkembangan manajemen produksi
Sebagaimana telah di jelaskan pada
pertemuan ke 5 (lima), Manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian,
kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses pengguna
sumber daya organisasi lainnya untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah
di tetapkan. Ilmu manajemen berkembang hampir seumur dengan lamanya manusia
menghuni bumi ini. Banyak catatan membuktikan bahwa manajemen sudah di terapkan
sejak jaman kuno. Penafsiran tulisan kuno di Mesir yang di perkirakan di tulis
tahun 1300 sebelum masehi menunjukan bahwa organisasi dan administrasi negara
telah di terapkan oleh para pelaksana negara pada zaman kuno.
Sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, bagian dari manajemen itu mengkhususkan diri untuk
mengejar tujuannya masing-masing. Manajemen produksi termasuk ke dalam bidang
manajemen yang mengkhususkan tujuannya. Manajemen produksi berkembang
mengikuti perkembangan konsumsi masyaakat terhadap produk yang di hasilkan.
2.
Pengertian manajemen produksi
Manajemen produksi merupakan salah
satu fungsi manajemen yang penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Kegiatan
produksi yang buruk dapat juga berakibat pada rendahnya mutu produk atau jasa
yang di hasilkan, peran manajemen produksi terasa sangat semakin penting bagi
kelangsungan hidup perusahaan. Kegiatan produksi yang buruk mengakinatkan
pemborosan dalam bentuk menumpuknya persediaan.
3.
Pengertian Produksi
Produksi adalah kegiatan atau upaya
menambah nilai guna pada suatu barang atau jasa.produksi berkaitan dengan
upaya-upaya pengaturan yang sifatnya mengubah, memproses satu bahan atau banyak
bahan untuk menambah nilai kegunaan dan memperbanyak jumlahnya untuk
kepentingan semua pihak yang memerlukannya.
4.
Proses produksi
Ketika merancang sistem produksi,
manajemen harus memepertimbsngksn proses produksi yang paling efisien. Misalnya
apakah proses produksi memerlukan dukungan teknologi baru, atau cukup hanya
dengan memodifikasi yang telah ada. Selain masalah efisiensi, proses produksi
harus mampu memenuhi tuntutan dari rancangan produk. Sehingga produk yang di
hasilkan nanatinya sesuai dengan yang di harapkan.
5.
Pengambilan keputusan dalam menejemen produksi :
Dilihat dari kondisi keputusan yang
harus diambil, dibedakan menjadi 4 bagian,yaitu:
1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain.
1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain.
6.
Ruang lingkup manajemen produksi
*Perencanaan sistem produksi
*Perencanaan produksi
*Perencanaan lokasi produksi
*Perencanaan letak fasilitas produksi
*Perencanaan lingkungan kerja
*Perencanaan standar produksi
*Perencanaan sistem produksi
*Perencanaan produksi
*Perencanaan lokasi produksi
*Perencanaan letak fasilitas produksi
*Perencanaan lingkungan kerja
*Perencanaan standar produksi
Hal-hal yang berhubungan
dengan manajemen produksi
1) Manajemen merupakan salah satu fungsi utama
2) Harus dengan mempelajari manajemen produksi
3) Karena manajemen produksi merupakan bagian dari organisasi.
1) Manajemen merupakan salah satu fungsi utama
2) Harus dengan mempelajari manajemen produksi
3) Karena manajemen produksi merupakan bagian dari organisasi.
7.
Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi
adalah:
a. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs).
b. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
c. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu.
d. Pengendaian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.
a. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs).
b. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
c. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu.
d. Pengendaian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.
Sistem operasi dan operasi
Ketika merancang sistem produksi,
manajemen harus memepertimbangkan rancangan produk (jasa) volume produksi,
proses produksi, lokasi dan tata letak, serta rancangan kerja.
8.
Lokasi dan lay out pabrik
Sebelum memulai usaha, kita harus
mengadakan survei pasar sehingga kia dapat menentukan tempat usaha yang
strategis. Penentuan pabrik yang baik haruslah mempertimbangkan kemungkinan
yang akan terjadi di kemudian hari.
Penepatan lokasi pabrik haruslah
melihat lingkungan yang ada di sekitarnya karena semua akan mempengaruhi
kedudukan perusahaan dalam persaingan, dan kelangsungan hidupnya. Penetapan
lokasi pabrik agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar, efektif dan
efisien. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi & biaya
distribusi barang yang dihasilkan & faktor lokasi sangat penting untuk
menurunkan biaya operasi.
Tahap Pemlihan Lokasi Pabrik
- Melihat kemungkinan beberapa alternatif daerah yang akan dipilih.
- Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.
- Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan.
Lay out pabrik merupakan pemetaan
area yang di rancang sebagai tempat memproduksi suatu barang untuk memenuhi
kebutuhan konsumen.
Lay out pabrik berfungsi sebagai
pengalokasian tempat memproduksi dan pengelompokan produk yang sesuai dengan
kategori yang di produksi. Adapun tujuan layout adalah untuk membantu para
pegawai dalam mengatur produk yang akan dan yang telah di produksi.
Sumber :
- http://www.ikhsanudin.co.cc/2009/11/makalah-manajemen-produksi-dan-operasi.html
- http://blogdeta.blogspot.com/2009/03/manajemen-produksi.html
- Alam S. Ekonomi , Edisi 2. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1999
- Sutrisno, Kusmawan Ruswandi, Modul Menata Produk ,Jakarta: Penerbit Yudistira, 2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar